Jumat, 19 Juni 2015

Hakikat Manusia Sebagai Khalifah Di Muka Bumi

Oleh : Anwar Nasihin

Hakikat manusia dalam pandangan ilmu sosiologi menurut Agus Comte “ manusia sebagai mahluk yang utuh dan mandiri”. Comte berpendapat bahwa masyarakatlah yang menentukan individu.tak heran jika dalam kondisi masyarakat sangat bergantung dengan adanya strata sosial. Disadari ataupun tidak masyarakat akan memaksa untuk berbuat tindakan yang kotradiksi dengan etika sosial, sikap seperti itulah yang memicu untuk melakukan kejahatan,untuk mewujudkan martabat dan keutuhan manusia dibutuhkan pemahaman yang signifikan tidak hanya memuliakan terhadap kekuatan yang individu dan segelintir orang yang kuat saja, melainkan membuat situasi baru yang sipatnya memberikan kontribusi sosial yang sekaligus memberikan dampak terhadap keutuhan nilai nilai sosial seiring berjalanya waktu.

Hakikat manusia dalam pandangan Islam menurut Al-Qur’an adalah Manusia diciptakan Allah Swt. Berasal dari saripati tanah, lalu menjadi nutfah, alaqah, dan mudah sehingga akhirnya menjadi makhluk yang paling sempurna yang memiliki berbagai kemampuan. Oleh karena itu, manusia wajib bersyukur atas karunia yang telah diberikan Allah Swt. Sedemikian sempurna manusia diciptakan oleh Sang Pencipta dan manusia tidak selalu diam karena dalam setiap kehidupan manusia selalu ambil bagian. Kita sebagai manusia harus menjadi individu yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain. Manusia itu tidak sepenuhnya sempurna, dalam kehidupan yang kita jalani pasti selalu ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan, oleh karena itu juga membutuhkan bantuan dari orang lain karena manusia adalah makhluk sosial.

Diantara perbedaan manusia dibandingkan dengan mahluk yang lain terletak pada akalnya,tidak ada seorang pun yang diberikan manfaat dalam kelebihan dirinya yang telah diberikan Tuhan tanpa diberikan pula kekurangan dalam dirinya, maka seyoganya sehebat apapun manusia akan senantiasa membutuhkan manusia lain untuk menjadi pelengkap hidupnya.maka firman Aloh didalam  Al-Qura’n surat Al-Hujurat:13 yang artinya “Hai mausia sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki laki dan perempuan dan menciptakan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya saling mengenal, sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Aloh ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Aloh Maha mengetahui lagi maha mengenal(QS Al-hujurat(49):13.

Khalifah adalah istilah yang sudah mashur dikalangan umat islam yang artinya pemimpin di jaman dahulu,secara etimologi kata khaliah di artikan sebagai pengganti(setelah Muhamad Saw wapat)juga dalam AL-Qura’n manusia merupakan khalifah Aloh di muka bumi yang diberikan tugas untuk mengurus dan memberdayakan bumi beserta isinya.Adapun sistem yang di bangun di dalam kekhalifahaan yaitu “khilafah”yang didalamnya di bangun ideologi yang mengacu kepada AlQura’n dan Hadits,ijma dan qiyas.

Ada dua hal yang dibedakan dalam sistem kekhalifahan,untuk mengatur roda pemerintahan di atur oleh kepala Negara,untuk urusan umat dan kepentingan Agama diatur oleh khalifah maka derajatnya lebih tinggi dibandingkan dengan kepala Negara karena disamping memiliki kecakapan pengetahuan juga memiliki kecerdasan spiritual yang yang mencapai derajat AL-ruhuloh.Maka fatwanya akan lebih ditaati oleh rakyat dan tidak seorangpun yang akan membantah. ***

           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar