Sabtu, 20 Juni 2015

ISTRI SALEHAH


 Olrh:Anwar Nasihin
Diantara harapan yang di nantikan oleh suami ketika mendapatkan pasangan hidup yang ideal dan serasi. Yang bisa membawa ketenangan selalu mensuport dengan penuh semangat dan memberikan harapan optimis terhadap tujuan yang sipatnya dinamis, selintas terbayangkan jika seorang istri tidak memberikan ketenangan kepada suaminya mungkin setiap harinya tidak akan jelas apa yang menjadi tujuan selama menempati tugas-tugas di rumah tangga,maka tak jarang seorang suami lebih memilih menambah kesibukan di luar rumah memperbanyak aktifitas yang bisa menghibur dirinya karena ingin mencari yang lebih ketimbang pulang kerumah berbuntut kekecewaan.Diantara keriteria istri salehah yang telah digambarkan di dalam Al-Quran surah An-Nisa:34”Isti salehah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka.”(QS An-Nisa:34).
Dilihat dari proses penciptaan awal bahwa wanita itu tercipta dari rusuk yang bengkok sehingga tidak menyalahi jika dikatakan setiap wanita lebih cenderung menyukai terhadap sesuatu yang sangat dilarang,dalam hal ini istri yang baik harus bisa menjaga kehormatan dirinya,menjaga martabat dan harta  suaminya,sehingga untuk mencapai derajat istri salehah perlu proses waktu disamping memiliki pemahaman yang benar tentang keharusan seorang istri terhadap suami.

Satu hal yang bisa menjamin keselamatan bagi istri yaitu ketaatan,sebagaimana yang dijelaskan didalam hadist yang diriwayatkan oeh Imam Ahmad “Apabila seorang istri mendirikan shalat lima waktu,menunaikan puasa di bulan Ramadhan,menjaga kemaluanya dan taat kepada suaminya,maka dikatakan kepadanya:Masuklah engkau kedalam Surga dari pintu mana yang engkau sukai.”(HR Ahmad 1/191).Ketaatan bukan karena takut di hukum, ketaatan yang bukan tertuju kepada hal hal bendawi dan popularitas, tetapi semata -mata murni ingin mengharapkan ridho Alloh,didasari ketulusan hati mengabdi  tanpa ada unsur paksaan dan pujian. Sikap dan mentalitas istri seperi itu yang akan merubah cakrawala menjadi rumah tangga yang sakinah mawwadah dan warrahmah.###

Tidak ada komentar:

Posting Komentar